ICEL

ICEL

Publications » Article

Publications » Research

Researchers

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

Publications » Legal Opinion

Publications » Policy Paper

Regulating Emissions of Coal-Based Power Sector: Proceedings and Recommendations of roundtable

Publication Year : 2017
Intended Agency :

Ministry of Environment and Forestry, Ministry of Energy and Mineral Resources, Local Environmental Board, civil society.

Recommendation :

Lihat    Download

Indonesia’s Coal Power Emission Norms: Lessons From India and China

Publication Year : 2017
Intended Agency :

Ministry of Environmental & Forestry & Local Environmental Board

Recommendation :

Lihat    Download

Publications » Journal

Publications » Book

Peneliti

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

Publikasi » Artikel

Publikasi » Hasil Penelitian

[Infografis] Tata Cara Permohonan IUPHKm

Penulis :

Pokja PPS

Lihat    Download

[Infografis] Tata Cara Permohonan HPHD

Penulis :

Pokja PPS

Lihat    Download

[Infografis] Tata Cara Permohonan IUPHHK-HTR

Penulis :

Pokja PPS

Lihat    Download

[Infografis] Revisi PermenLHK No.7 Tahun 2009 Tentang Kebisingan untuk Kendaraan Tipe Baru dan Current Production

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Revisi PermenLHK No.21 tahun 2008 tentang Baku Mutu Emisi PLT Termal

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] RPP PKU

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] PermenLHK 70/2016

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Hukum, Regulasi & Udara yang Kita Hirup

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Pemantauan PM 2,5

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Ranking TOP 5 Sumber PM 2,5

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

1 2 Next › Last »

Publikasi » Kertas Kebijakan

Memperkuat Penaatan dan Penegakan Hukum Administrasi

Tahun Terbit : 2017
Instansi yang Dituju :
Rekomendasi :

Lihat    Download

Mendorong Keterbukaan Informasi Proaktif oleh BLHD

Tahun Terbit : 2015
Instansi yang Dituju :
Rekomendasi :

Lihat    Download

Mendorong Keterbukaan Informasi Lingkungan Proaktif KLHK

Tahun Terbit : 2015
Instansi yang Dituju :
Rekomendasi :

Lihat    Download

Publikasi » Jurnal

Jurnal HLI – Vol. 4 Issue 1

ISSN : 2355-1305

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 3 Issue 2

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 3 Issue 1

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 2 Issue 2

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 2 Issue 1

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 1 Issue 2

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Jurnal HLI – Vol. 1 Issue 1

ISSN :

Link Artikel (OJS)

Lihat    Download

Publikasi » Buku

Panduan bagi Masyarakat dalam Penanganan Pengaduan Tentang Pelanggaran Pencemaran Air

ISBN : 978-602-95603-8-1
Penulis :

Raynaldo Sembiring
Margaretha Quina
Shafira Anindia Alif Hexagraha

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Panduan ini diterbitkan guna memberikan dukungan pengetahuan dan keterampilan bagi masyarakat untuk melakukan partisipasi dalam pengawasan dan penegakan hukum atas dugaan adanya pencemaran air. Melalui panduan ini, masyarakat diharapkan mampu mengidentifikasi pelanggaran-pelanggaran yang terjadi dengan mendasarkan pada analisa kepatuhan penanggung jawab usaha atau kegiatan atas berbagai ketentuan yang terdapat dalam instrument pengendalian seperti dokumen perizinan dan laporan pelaksanaannya, melakukan pengaduan sesuai dengan prosedur yang ada, hingga memastikan bahwa pengelolaan pengaduan dilaksanakan oleh pemerintah yang berwenang sesuai dengan prosedur hukum yang ada.

Oleh karena itu, panduan ini juga dilengkapi dengan bagaimana masyarakat mendayagunakan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan untuk mendorong akuntabilitas pengelolaan pengaduan lingkungan hidup oleh pemerintah yang berwenang

Lihat

Buku Pedoman Pengawasan & Penegakan Hukum dalam Pencemaran Air

ISBN : 978-602-95603-7-4
Penulis :

Henri Subagiyo, S.H., M.H.
Raynaldo Sembiring, S.H.
Margaretha Quina, S.H.,LL.M.
Astrid Debora, S.H., M.H.
Isna Fatimah, S.H.
Grita Anindarini, S.H.
Fajri Fadhillah, S.H.

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Buku panduan ini disusun dengan menggabungkan beberapa temuan empirik yang dilakukan secara observasional dan temuan dari studi-studi normatif. Secara umum, buku panduan ini bertujuan agar pengawas lingkungan di daerah mampu mengoptimalkan pengawasan dan penegakan hukum – khususnya sanksi administratif – untuk memastikan penanggungjawab usaha dan/atau kegiatan memenuhi kewajibannya serta mencegah dan mengatasi pencemaran air yang terjadi

Lihat

Panduan Praktis Advokasi Lingkungan dan Sumber Daya Alam bagi Masyarakat

ISBN : 978-602-95603-6-7
Penulis :

Rayhan Dudayev, S.H.
R. Kemala Nababan, S.H.
Raynaldo Sembiring, S.H.
Citra Hartati,S.H.,M.H.
Ohiongyi Marino, S.H

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Buku panduan ini menyajikan bukan hanya aturan normatif mengenai bagaimana masyarakat dapat mengakses haknya tetapi juga pembelajaran di lapangan, bagaimana aturan tersebut dapat efektif dijalankan. Pembelajaran di lapangan tersebut didapatkan dari kegiatan pusat pembelajaran bagi komunitas di Kabupaten Barito Timur, Provinsi Kalimantan Tengah yang coba dikembangkan oleh Indonesian Center for Environmental Law (ICEL).

Lihat

Materi Ajar Pendidikan dan Pelatihan Sertifikasi Hakim Lingkungan Hidup

ISBN : -
Penulis :

-

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Sertifikasi hakim lingkungan hidup merupakan salah satu upaya Mahkamah Agung RI dalam meningkatkan kapasitas dan integritas hakim melalui proses rekrutmen hakim lingkungan hidup sesuai dengan profil kompetensi yang telah ditetapkan. Dalam prosesnya, rekrutmen hakim lingkungan hidup terdiri dari tahap seleksi awal, pelatihan, dan seleksi akhir.
Proses seleksi dan pelatihan di atas memegang peranan penting untuk menghasilkan hakim-hakim yang berkompeten, profesional, dan berintegritas berdasarkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia No. 26/KMA/SK/II/2013 tentang Sistem Seleksi dan Pengangkatan Hakim Lingkungan Hidup. Materi ajar ini bertujuan untuk menunjang proses pelatihan yang berfungsi sebagai panduan bagi pengajar, course manager, dan para calon hakim lingkungan hidup. Selain itu, materi ajar ini juga dapat dijadikan sebagai referensi bagi hakim lingkungan hidup setelah mengikuti pelatihan.

Lihat

Memulihkan Sungai Sebuah Panduan Umpan Balik dan Partisipasi Komunitas

ISBN :
Penulis :

Margaretha Quina, S.H., LL.M.
Astrid Debora, S.H., M.H.
Fajri Fadhillah, S.H.

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Sebuah Panduan Umpan Balik dan Partisipasi Komunitas. Panduan ini merupakan bagian dari Program Strengthening the Right to Information for People and the Environment III (STRIPE III) yang didukung oleh Yayasan TIFA, Open Society Foundation, dan World Resource Institute.

Lihat

Buku Anotasi UU Nomor 32 Tahun 2009

ISBN : 978-602-95603-5-0
Penulis :

Raynaldo Sembiring, S.H (Koordinator)
Yustisia Rahman, S.H
Elizabeth Napitupulu, S.H
Margaretha Quina, S.H
Rika Fajrini, S.H

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Buku ini terdiri dari 10 bab. Bab I berisi tentang Bab I, berisi penjelasan tentang latar belakang, metode penelitian, dan sistematika penulisan; Bab II, berisi penjelasan tentang politik hukum perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; Bab III, berisi tentang anotasi hukum terhadap asas-asas perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; Bab IV, berisi tentang anotasi hukum terhadap hak masyarakat atas lingkungan hidup; Bab V, berisi tentang anotasi hukum terhadap perencanaan lingkungan hidup dan pemanfaatan SDA; Bab VI, berisi tentang anotasi hukum terhadap pengendalian lingkungan hidup; Bab VII, berisi tentang anotasi hukum terhadap kelembagaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup; Bab VIII, berisi tentang anotasi hukum terhadap pengawasan dan sanksi administrasi; Bab IX, berisi tentang anotasi hukum terhadap penyelesaian sengketa dan keperdataan lingkungan hidup; dan Bab X, berisi tentang anotasi hukum terhadap hukum pidana lingkungan hidup.

Lihat

Indeks Kelola Hutan dan Lahan Daerah

ISBN : 978-602-95603-3-6
Penulis :

Yustisia Rahman
Citra Hartati
Muhammad Maulana
Henri Subagiyo
R. Alam Surya Putra

Penerbit :

Kinerja Pemerintah Daerah Dalam Pengelolaan Hutan dan Lahan di Indonesia (Studi Kasus Pada 9 Kabupaten).

Lihat

Perizinan Terpadu untuk Perbaikan Tata Kelola Hutan di Indonesia

ISBN : 098-945-985-97-193
Penulis :

Feby Ivalerina Kartikasari, S.H., LL.M
Maret Priyanta, S.H., M.H.
Dewi Tresya, S.H.
Wulan Kusumawardhani, S.H.

Penerbit :

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Studi Kasus Kalimantan Tengah

Tata kelola pemerintahan yang baik merupakan hakikat pembangunan yang berkelanjutan. Dalam konteks pengelolaan hutan, tata kelola hutan yang baik merupakan hakikat pengelolaan hutan yang berkelanjutan. Pada aspek perizinan di sektor kehutanan, tata kelola hutan yang baik mensyaratkan adanya sistem perizinan yang berasaskan pada prinsip–prinsip tata kelola pemerintahan yang baik,mulai dari proses pembentukan peraturan tentang sistem perizinan hingga implementasinya.

Lihat

Tanya Jawab Standar Layanan Informasi Publik

ISBN : 978-602-98051-09
Penulis :

Josi Khatarina, Dyah Paramita, Henri Subagiyo, Dessy Eko Prayitno, Astrid Debora S.M.

Penerbit :

Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia
bekerjasama dengan:
Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), The Asia Foundation dan Royal Netherlands Embassy Jakarta

Komisi Informasi Pusat telah menerbitkan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang Standar Layanan Informasi Publik (PERKI No. 1) sebagai salah satu peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).

Lihat

Penafsiran atas Pengecualian di dalam Hak atas Informasi

ISBN :
Penulis :

Dessy Eko Prayitno, Henri Subagiyo, Josi Khatarina, Prayekti Murharjanti, Rifqi S. Assegaf, Toby Mendel, Michael Karanicolas

Penerbit :

Centre for Law and Democracy
Indonesian Center for Environmental Law

Pengalaman di Indonesia dan Negara Lain

Indonesia mengesahkan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) pada akhir April 2008 setelah kampanye panjang yang dilakukan oleh masyarakat sipil bersama-sama dengan elemen masyarakat lainnya. Dalam kampanye ini, masyarakat sipil Indonesia bersama-sama dengan masyarakat bangsa lainnya yang telah menerapkan undang-undang hak atas informasi, memberikan hak kepada setiap orang untuk mendapatkan informasi yang dikuasai oleh badan-badan publik. UU KIP merupakan suatu undang-undang yang berpotensi mengembangkan demokrasi di Indonesia. Secara khusus, tujuannya adalah untuk membalikkan praktik sejarah yang memperlakukan kebanyakan informasi sebagai bersifat rahasia, dan menciptakan keadaan di mana informasi menjadi terbuka kepada publik, dengan informasi terbatas yang tetap dirahasiakan.

Lihat

1 2 Next › Last »

Vision & Mission

this page is still under construction

Organizational

Contact

this page is still under construction

Coalition

this page is still under construction

Funding

this page is still under construction

Board

this page is still under construction

Our Team

 


Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

 

ICEL

Indonesian Center
for Environmental Law

English version is still under construction

Badan Pelaksana

 


Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

 

Dewan

Dewan Pembina

  1. Mas Acmad Santosa (Ketua)
  2. Indro Sugianto (Sekretaris)
  3. Sandra Moniaga
  4. Muhammad Zaidun
  5. Harman Benediktus
  6. Yuyun Ismawati

Dewan Pengawas

  1. Asep Warlan Yusuf
  2. Wiwiek Awiati
  3. Sukma Violetta
  4. Teten Masduki

Dewan Pengurus

  1. Dadang Trisasongko
  2. Josi Khatarina

Koalisi

this page is still under construction

Donor

this page is still under construction

Struktur Organisasi

Visi

terwujudnya sistem hukum dan tatakelola lingkungan yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berkelanjutan.

Misi

  1. Melakukan kajian/riset dan advokasi dalam rangka pengembangan hukum dan tata kelola lingkungan.
  2. Melakukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dalam pembaruan dan penegakan hukum lingkungan yang responsive.
  3. Melakukan dukungan pemberdayaan kelompok korban dan/atau potensial menjadi korban untuk dapat memperjuangkan hak-hak lingkungan hidup.

ICEL

Indonesian Center for Environmental Law

(Lembaga Pengembangan Hukum Lingkungan Indonesia)

Kata Pengantar dari Direktur Eksekutif

Selamat datang di website kami! Merupakan suatu kehormatan karena Anda telah mengunjungi situs kami. ICEL telah menjadi poros pertempuran untuk memenangkan pengembangan hukum dan tata kelola lingkungan yang baik di Indonesia. Kami bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan di dalam jaringan internasional, organisasi non-pemerintah di tingkat nasional, regional, aktivis, dan akademisi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas lingkungan bagi generasi sekarang dan masa depan. Anda bisa menemukan informasi detail di website ini atau anda bisa menghubungi kami.

Berita

Hubungi Kami

Lokasi Kami

Jl. Dempo II No. 21,
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan,
Indonesia 12120
+62 21 726 2740
+62 21 726 9330
info@icel.or.id

Tentang Kami

ICEL adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang independen untuk hukum lingkungan, terlibat dalam advokasi dan pemberdayaan masyarakat.

Visi Kami

Terwujudnya sistem hukum dan tatakelola lingkungan yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berkelanjutan.

Misi Kami