Raynaldo G. Sembiring

Raynaldo G. Sembiring

Raynaldo G. Sembiring atau yang lebih akrab dipanggil Dodo, saat ini aktif dalam gerakan pembaharuan hukum lingkungan. Selain itu, Ia juga merupakan pengacara publik (terdaftar sebagai anggota PERADI), Dewan Daerah Walhi DKI Jakarta, pengajar hukum lingkungan dan aktif menjadi penghubung ICEL dengan beberapa jejaring dan lembaga yang bergerak di bidang hukum lingkungan di beberapa negara.

Dodo menyelesaikan pendidikan sarjana dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.

Dodo beberapa kali diundang sebagai narasumber pada forum-forum internasional dan nasional. Menyusun beberapa penelitian hukum dan kebijakan lingkungan di tingkat nasional dan lokal serta juga menyusun beberapa peraturan di bidang lingkungan hidup dan sumber daya alam. Publikasinya bisa di lihat di website ICEL.

Keahlian: Hukum Lingkungan Umum, Hukum Keanekaragaman Hayati, Hukum Administrasi Lingkungan, Anti Strategic Lawsuit Against Public Participation (Anti SLAPP) dan akses partisipasi publik serta etika lingkungan.

Email: raynaldosembiring@icel.or.id

Isna Fatimah

Isna Fatimah

Isna Fatimah memperoleh beasiswa Stuned dan meraih gelar LL.M. predikat cum laude dari Tilburg University pada tahun 2019 dengan fokus penelitian akses informasi dalam adaptasi perubahan iklim. Sebelumnya Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Setelah lulus sarjana, Isna memulai karir sebagai staf hukum pada divisi pembaruan dan penegakan hukum di Badan Pengelola REDD+ (sebelumnya Satuan Tugas REDD+). Di ICEL saat ini Isna berkontribusi utamanya dalam inisiatif pengembangan kapasitas bidang hukum lingkungan hidup, penataan perizinan berbasis lahan dan pengawasan sosial terhadap isu kebakaran hutan dan lahan. Keahlian: penataan perizinan berbasis lahan dan adaptasi perubahan iklim.

Grita Anindarini

Grita Anindarini

Grita Anindarini memperoleh beasiswa Chevening dan meraih gelar LL.M dari University of Aberdeen, UK pada tahun 2018, dengan fokus Energy Law. Sebelumnya, Ninda mendapatkan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait Hukum Energi dan Sumber Daya Alam. Ninda juga pernah mengikuti short course di IHE Institute for Water Education, Delft, Belanda terkait dengan Water and Environmental Law. Di ICEL, saat ini Ninda berkontribusi utamanya dalam riset dan advokasi terkait tata kelola energi dan pertambangan, isu perubahan iklim, serta hukum administrasi lingkungan. Email: anindagrita@icel.or.id

Fajri Fadhillah

Fajri Fadhillah

Fajri mendapatkan gelar sarjana hukum dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2015 dengan fokus mengenai asas kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri terlibat dalam beberapa advokasi kasus yang berkaitan dengan pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, di antaranya adalah kasus gugatan warga negara tentang pencemaran udara Jakarta dan permohonan hak uji materiil terhadap Peraturan Presiden tentang Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah dengan Teknologi Termal. Fajri juga memiliki pengalaman dalam advokasi penyusunan peraturan di bidang pengendalian pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup, di antaranya peraturan di bidang pengendalian pencemaran udara dan di bidang pengurangan sampah. Pada saat ini Fajri fokus pada pengembangan hukum lingkungan khususnya pada bidang pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, baik dari aspek pencegahan maupun pengawasan dan penegakan hukum.. Email: fajri@icel.or.id

Ursula Stephania

Ursula Stephania

Ursula Stephania meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya Jakarta pada tahun 2014. Menjelang akhir masa studinya, Fania memilih spesialisasi bidang akuntansi manajemen dengan skripsi bertemakan balanced scorecard sebagai alat pengukuran kinerja organisasi. Fania pernah bergabung di Kantor Akuntan Publik Ernst and Young Indonesia sebagai staf magang. Selanjutnya, Fania bekerja sebagai staf akuntansi di beberapa organisasi profit dan nonprofit sebelum akhirnya memutuskan bergabung di ICEL pada tahun 2020. Saat ini, Fania bertanggung jawab atas tata kelola keuangan organisasi dan fokus mendorong tercapainya kualitas manajemen keuangan yang baik. Email: stephania@icel.or.id
Yanuar Filayudha

Yanuar Filayudha

Yanuar meraih gelar sarjana Ilmu Perpustakaan dari Universitas Diponegoro. Di ICEL, Yanuar bertugas mengelola Perpustakaan, Website, dan Open Journal System (OJS) dari Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia.

Rika Fajrini

Rika Fajrini

Rika memperoleh beasiswa Monbukagakusho dan meraih gelar M.GES dari Universitas Kyoto pada tahun 2017 dengan fokus penelitian pemanfaatan sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional. Sebelumnya Rika memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus studi hukum, masyarakat dan pembangunan. Rika telah bergabung dengan ICEL sejak tahun 2013 dan banyak terlibat dalam program pengembangan kapasitas penegak hukum dan masyarakat serta advokasi kebijakan tata kelola hutan dan lahan. Keahlian : Keanekaragaman hayati, kerugian lingkungan dan pertanggungjawabannya, kebijakan penataan ruang, dan akses masyarakat adat/lokal terhadap sumber daya alam. Email : rika@icel.or.id

Marsya Mutmainah Handayani

Marsya Mutmainah Handayani

Marsya Mutmainah Handayani memperoleh beasiswa LPDP dan meraih gelar LL.M dari Lancaster University pada tahun 2017, dengan fokus pada Climate Change Loss and Damage. Sebelumnya, Marsya mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait Hukum Pidana dan Hukum Bisnis. Di ICEL, Marsya bertanggung jawab atas isu Indeks Kelola Hutan dan Lahan (IKHL), review perizinan, penataan ruang, perubahan iklim, dan hukum pidana lingkungan. Email: marsya@icel.or.id

Antonius Aditantyo Nugroho

Antonius Aditantyo Nugroho

Antonius Aditantyo Nugroho, memperoleh gelar Sarjana Hukum dengan fokus pada studi hukum, masyarakat dan pembangunan pada tahun 2016. Setelah lulus, sempat bekerja di sebuah bank swasta sebagai corporate legal, sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan ICEL pada tahun 2018. Di ICEL tengah mengembangkan minat dan pengetahuan di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, pertambangan, dan pertanahan. Email:   tyo@icel.or.id

Ohiongyi Marino

Ohiongyi Marino

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id

Adrianus Eryan

Adrianus Eryan

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini berperan sebagai peneliti pada Divisi Tata Kelola Hutan dan Lahan dengan berfokus pada kebijakan tata kelola hutan dan lahan, penelitian kebakaran hutan, review perizinan di bidang pertambangan dan perkebunan, serta isu korupsi di bidang sumber daya alam. Email: adri@icel.or.id

Bella Nathania

Bella Nathania

Bella lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2017 dengan kekhususan ilmu perundang-undangan. Setelah lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Bella membantu BAKTI-Kominfo dalam membangun jaringan telekomunikasi di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal. Selanjutnya Bella bekerja sebagai tim asistensi Komisioner Divisi Hukum Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia terkhusus mengasistensi Bawaslu dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi, PTUN, dan Pengadilan Umum. Dalam beberapa kesempatan Bella juga terlibat dalam perancangan peraturan perundang-undangan di berbagai instansi. Saat ini Bella bertugas di Divisi Pengendalian Pencemaran. Email:

Dalila Doman

Dalila Doman

Dalila lulus dari Universitas Islam Indonesia (UII) di tahun 2018 dengan konsentrasi studi Hukum Beracara dan Hukum Internasional. Dalila lulus dengan pengerucutan konsentrasi Hukum Lingkungan Internasional hingga topik Tugas Akhir Dalila adalah mengenai kewajiban hukum perlindungan keanekaragaman hayati ditinjau dari hukum internasional dan nasional. Sebelum bergabung dengan ICEL, Dalila magang sebagai Legal Officer di salah satu start-up di Jakarta kemudian memutuskan untuk bergabung dengan ICEL. Di ICEL, Dalila mengembangkan potensinya dan melatih kemampuan hukum lingkungan dengan bergabung dalam Divisi Pesisir dan Maritim. Email: dalila@icel.or.id

Debby Thalita

Debby Thalita

Difa Shafira

Difa Shafira

Difa Shafira lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2020 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Difa mengambil peminatan Hukum Lingkungan dan Pengelolaan Sumber Daya Alam serta menulis skripsi terkait litigasi perubahan iklim. Saat ini, Difa adalah Asisten Peneliti pada Divisi Tata Kelola Hutan dan Lahan. Email: difa@icel.or.id

Chenny Wongkar

Chenny Wongkar

Etheldreda d’Ely Eunice Luzchenny Tenda Wongkar atau biasa dipanggil Chenny lulus dari Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada pada tahun 2020 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Selama kuliah Chenny mengambil konsentrasi hukum lingkungan dengan skripsi terkait hubungan antara konsep perhutanan sosial dengan kehendak mitigasi perubahan iklim Indonesia. Di ICEL Chenny tengah menggembangkan minat dan pengetahuannya di Divisi Tata Kelola Lingkungan dan Keadilan Iklim. Email: chenny@icel.or.id

Dona Rahayu

Dona Rahayu

Dona lulus dari Fakultas Pertanian Universitas Riau. Pernah mengikuti pendidikan praktisi media sosial marketing, di ICEL bertugas sebagai team media ICEL

Bahcrul Fauzi

Bahcrul Fauzi

Eko Aristyo

Eko Aristyo

Hizkia Setiadi

Hizkia Setiadi

Achmad Soleh

Achmad Soleh

Sukiyo

Sukiyo

1