Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H.

Raynaldo G. Sembiring, S.H.

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Isna Fatimah, S.H.,LL.M.

Isna Fatimah, S.H.,LL.M.

Isna Fatimah memperoleh beasiswa Stuned dan meraih gelar LL.M. predikat cum laude dari Tilburg University pada tahun 2019 dengan fokus penelitian akses informasi dalam adaptasi perubahan iklim. Sebelumnya Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Setelah lulus sarjana, Isna memulai karir sebagai staf hukum pada divisi pembaruan dan penegakan hukum di Badan Pengelola REDD+ (sebelumnya Satuan Tugas REDD+). Di ICEL saat ini Isna berkontribusi utamanya dalam inisiatif pengembangan kapasitas bidang hukum lingkungan hidup, penataan perizinan berbasis lahan dan pengawasan sosial terhadap isu kebakaran hutan dan lahan. Keahlian: penataan perizinan berbasis lahan dan adaptasi perubahan iklim.

Rika Fajrini, S.H., M.GES

Rika Fajrini, S.H., M.GES

Rika memperoleh beasiswa Monbukagakusho dan meraih gelar M.GES dari Universitas Kyoto pada tahun 2017 dengan fokus penelitian pemanfaatan sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional. Sebelumnya Rika memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus studi hukum, masyarakat dan pembangunan. Rika telah bergabung dengan ICEL sejak tahun 2013 dan banyak terlibat dalam program pengembangan kapasitas penegak hukum dan masyarakat serta advokasi kebijakan tata kelola hutan dan lahan. Keahlian : Keanekaragaman hayati, kerugian lingkungan dan pertanggungjawabannya, kebijakan penataan ruang, dan akses masyarakat adat/lokal terhadap sumber daya alam. Email : rika@icel.or.id atau rika.fajrini@gmail.com

Adrianus Eryan, S.H.

Adrianus Eryan, S.H.

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini berperan sebagai peneliti pada Divisi Tata Kelola Hutan dan Lahan dengan berfokus pada kebijakan tata kelola hutan dan lahan, penelitian kebakaran hutan, review perizinan di bidang pertambangan dan perkebunan, serta isu korupsi di bidang sumber daya alam. Email: adri@icel.or.id

Marsya Mutmainah Handayani, S.H., LL.M.

Marsya Mutmainah Handayani, S.H., LL.M.

Marsya Mutmainah Handayani memperoleh beasiswa LPDP dan meraih gelar LL.M dari Lancaster University pada tahun 2017, dengan fokus pada Climate Change Loss and Damage. Sebelumnya, Marsya mendapatkan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait Hukum Pidana dan Hukum Bisnis. Di ICEL, Marsya bertanggung jawab atas isu Indeks Kelola Hutan dan Lahan (IKHL), review perizinan, penataan ruang, perubahan iklim, dan hukum pidana lingkungan. Email: marsya@icel.or.id

Antonius Aditantyo Nugroho, S.H.

Antonius Aditantyo Nugroho, S.H.

Antonius Aditantyo Nugroho, memperoleh gelar Sarjana Hukum dengan fokus pada studi hukum, masyarakat dan pembangunan pada tahun 2016. Setelah lulus, sempat bekerja di sebuah bank swasta sebagai corporate legal, sebelum akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan ICEL pada tahun 2018. Di ICEL tengah mengembangkan minat dan pengetahuan di bidang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, pertambangan, dan pertanahan. Email:  a.aditantyo.n@gmail.com atau di tyo@icel.or.id

Fajri Fadhillah, S.H.

Fajri Fadhillah, S.H.

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Grita Anindarini, S.H., LL.M.

Grita Anindarini, S.H., LL.M.

Grita Anindarini memperoleh beasiswa Chevening dan meraih gelar LL.M dari University of Aberdeen pada tahun 2018, dengan fokus pada Energy Law. Sebelumnya, Ninda lulus dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait Hukum Energi dan Sumber Daya Alam. Di ICEL, Ninda bertanggung jawab atas masalah pengendalian pencemaran serta isu pengelolaan energi dan ketenagalistrikan. Keahlian: energi dan ketenagalistrikan, pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun, pengendalian pencemaran air. Email: anindagrita@icel.or.id.

Annasstasya Mia Amallia, S.H.

Annasstasya Mia Amallia, S.H.

Annasstasya Mia Amallia, akrab dipanggil Tasya. Memperoleh gelar Sarjana Hukum dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2018 dengan fokus kekhususan pada bidang Hukum Lingkungan, Tata Ruang dan Agraria. Kemudian bergabung di ICEL pada tahun 2019.  Saat ini Tasya tengah mengembangkan minat serta pengetahuannya di bawah Divisi Pengendalian Pencemaran, khususnya pada bidang Energi dan Sumber Daya Alam. email: annasstasya@icel.or.id

1 2 Next › Last »

 

Close Menu