Bioremediasi Chevron Diduga Fiktif

Lensaindonesia.com – Bioremediasi yang dilakukan Chevron pada periode 2006-2011 diduga fiktif. Demikian jelas Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta pada Senin (30/4).

Pengeboran minyak yang dilakukan perusahaan asal Amerika Serikat ini sudah menghasilkan lumpur pengeboran dan limbah cari yang dikategorikan Bahan Berbahaya dan Beracun. Untuk menghilangkan zat bahan berbahaya dan beracun itu, Chevron mengklaim tindakan remediasi mampu menetralisirnya.