Dua Syarat dari ICEL untuk Ratifikasi Protokol Nagoya

Energytoday.com – Setidaknya, ada dua syarat yang harus dipersiapkan dalam meratifikasi Protokol Nagoya dan memberlakukannya Indonesia.

Persyaratan tersebut dilontarkan Henri Subagiyo dari Indonesian Center for Environmental Law (ICEL), dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VII DPR, Selasa (29/1/2013).

Persyaratan tersebut, sambung Henri, mulai memastikan kesiapan regulasi dan kelembagaan dan memandatkannya dalam aturan peralihan dalam kurun waktu 2 tahun. Selain itu, tambahnya, ada Prasyarat yang Perlu di Pertimbangkan dalam masa persiapan.

Pertama,  aspek regulasinya, yaitu pembentukan peraturan pelaksana UU No. 32 Tahun 2009 sebagai instrumen perlindungan Lingkungan Hidup (LH) dari kerusakan dan pencemaran lingkungan yang berpotensi mengurangi potensi sumber daya genetik.

Setelah itu, pembentukan undang-undang yang memberikan jaminan keberadaan dan pengakuan hak masyarakat adat atas sumber daya alam. Serta harmonisasi undang-undang sektoral yang mengatur hak masyarakat adat dalam pemanfaatan SDA.

“Perlu ada RUU Pengelolaan Sumber Daya Alam Genetik (SDG),” tegas Henri.

Kemudian, penyesuaian UU dibawah rezim  HAKI agar selaras dengan RUU Ratifikasi Protokol Nagoya, Perlindungan dan pengelolaan, mekanisme akses (informasi, partisipasi, dan keadilan), kelembagaan, penyelesaian sengketa dan penegakan hukum, dan pembuatan serta pengesahan RUU Pengelolaan Sumber Daya Genetik.

Kedua, sambungnya, aspek kelembagaan. Mulai dari persiapan dan pembentukan national focal point (desain, bentuk dan kewenangan), prosedur penerapan prinsip PIC dan MAT kepada masyarakat dalam rangka pemanfaatan SDG, peningkatan kapasitas institusi pemerintah untuk melakukan invenatarisasi kekayaan SDG dan Pengetahuan Tradisional terkait dengan SDG dan peningkatan kapasita masyarakat adat

“Pengajuan, pembuatan, penetapan maupun penggunaan HAKI, jangan sampai membuat masyarakat adat malah tidak bisa lagi menggunakan atau memanfaatkan sumber daya alam genetik yang dimiliki atau berasal dari mereka,” tukasnya.