RKUHP Akan Disahkan April, Ini Saran Koalisi Lingkungan Hidup

TEMPO.CO, Jakarta – Koalisi lembaga swadaya masyarakat lingkungan hidup menilai masih ada kekeliruan dalam Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Koalisi yang terdiri atas Indonesian Center for Environment Law (ICEL), Yayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Justice, Piece and Integrity of Creation (JPIC), Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), serta Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyatakan RKUHP perlu dikaji ulang.

“Jika tidak, ini akan menambah masalah pidana lingkungan hidup di Indonesia,” ujar Deputi Direktur ICEL, Raynaldo G. Sembiring, di kantor Walhi, Rabu, 14 Maret 2018.

Menurut Raynaldo, penyusunan RKUHP menghilangkan kekhasan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH). Ia mengatakan ada upaya pelemahan terhadap undang-undang itu sehingga akan sulit dioperasikan.

Baca juga :Absurditas Tindak Pidana Lingkungan Hidup di RUU KUHP

Staf pengajar hukum lingkungan Universitas Indonesia, Andri G. Wibisana, mengatakan kekeliruan dalam RKUHP juga ada pada rumusan pertanggungjawaban pidana korporasi. Sebab, RKUHP tidak membedakan pertanggungjawaban korporasi dengan individu pengurus korporasi. Padahal, menurut dia, bisa saja tindak pidana lingkungan hidup bukan hanya terbatas pada pelaku, melainkan permasalahan utamanya adalah soal kausalitas.

“Misalnya kebakaran hutan, tidak bisa atau nyaris tidak mungkin dibuktikan dibakar satu korporat,” kata Andri. Karena itu, menurut dia, tanggung jawab tidak bisa hanya dilimpahkan pada individu, melainkan korporat. Jika hanya dilimpahkan pada individu, akan mempersulit pencarian bukti tindak pidana lingkungan hidup.

Dengan mempertimbangkan perumusan tindak pidana lingkungan hidup dan pertanggungjawaban pidana korporasi dalam RKUHP, Walhi, Jatam, JPIC, dan KNTI merekomendasikan RKUHP dibahas kembali.

 

Sumber :https://nasional.tempo.co/read/1069689/rkuhp-akan-disahkan-april-ini-saran-koalisi-lingkungan-hidup