ICEL

ICEL

Publications » Article

Publications » Research

Researchers

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

Publications » Legal Opinion

Publications » Policy Paper

Publications » Journal

Publications » Book

Peneliti

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

Publikasi » Artikel

Publikasi » Hasil Penelitian

[Infografis] Indeks Kualitas Udara di Jakarta Januari – Desember 2017

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Particulate Matter (PM) 2,5

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

[Infografis] Tercekik Udara Jakarta 2017

Penulis :

Divisi Pengendalian Pencemaran

Lihat    Download

Status Informasi Pertanahan di Rezim Keterbukaan Informasi

Penulis :

Astrid Debora S.M

Lihat    Download

« First ‹ Previous 1 2

Publikasi » Pendapat Hukum

 

Publikasi » Kertas Kebijakan

Publikasi » Jurnal

Publikasi » Buku

Buku Anotasi UU Nomor 14 Tahun 2008

ISBN : 978-602-96170-0-9
Penulis :

Henri Subagiyo (Koordinator), Dessy Eko Prayitno, Dewi Tresya, Muhammad Yasin, Wishnu Basuki, Agus Sudibyo Danardono Siradjudin

Penerbit :

Efektiftas pelaksanaan UU KIP akan dipengaruhi setidaknya oleh tiga prasyarat, yaitu: a) pemaknaan substansi UU KIP yang selaras dengan tujuan pembentukannya, yakni menjamin pemenuhan hak masyarakat atas informasi; b) adanya dukungan struktur, baik berupa bentuk kelembagaan yang tepat maupun sarana yang memadai dalam mengimplementasikan norma-norma hukum tersebut; c) adanya  budaya hukum yang baik di tingkat masyarakat maupun elemen-elemen lainnya yang terikat dengan peraturan tersebut. Pembuatan buku anotasi ini dimaksudkan  untuk mendorong  pemenuhan prasyarat tersebut. Kami berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi publik maupun badan publik dalam melaksanakan UU KIP.

Lihat

« First ‹ Previous 1 2

Vision & Mission

this page is still under construction

Organizational

Contact

this page is still under construction

Coalition

this page is still under construction

Funding

this page is still under construction

Board

this page is still under construction

Our Team

 


Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

 

ICEL

Indonesian Center
for Environmental Law

English version is still under construction

Badan Pelaksana

 


Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo, S.H., M.H

Henri Subagiyo bergabung dengan ICEL pada tahun 2004 dan diangkat sebagai Direktur Eksekutif pada tahun 2011. Setelah lulus sebagai Sarjana Hukum dengan nilai cum laude dari Universitas Brawijaya pada tahun 2003, Henri meraih gelar Magister Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Henri memiliki pengalaman dalam berbagai penelitian dan advokasi kebijakan di bidang lingkungan dan layanan informasi publikasi antara lain: penyusunan Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta berbagai peraturan pelaksanaannya. Henri juga secara aktif terlibat dalam memfasilitasi dan melayani sebagai narasumber dalam berbagai program pelatihan untuk pemerintah, penegak hukum, masyarakat mengenai topik yang terkait dengan informasi lingkungan dan publik. Keahlian: isu lingkungan, keterbukaan informasi publik dan advokasi kasus yang berkaitan dengan lingkungan dan sumber daya alam. Email: henrisubagiyo@gmail.com.

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo G. Sembiring, S.H

Raynaldo meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dalam jangka waktu 3,5 tahun pada tahun 2012. Pada tahun yang sama Raynaldo bergabung dengan ICEL dan aktif dalam berbagai penelitian mengenai hukum dan advokasi lingkungan. Raynaldo juga terlibat aktif dalam jaringan organisasi non pemerintah untuk mengadvokasi kasus lingkungan dan berpartisipasi dalam proses penyusunan undang-undang lingkungan. Keahlian: advokasi kasus lingkungan dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: raynaldosembiring@icel.or.id atau raynaldosembiring@gmail.com

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid Debora Meliala, S.H., M.H

Astrid meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2009 dan kemudian meraih gelar Magister Hukum dari universitas yang sama pada tahun 2015. Bergabung dengan ICEL pada tahun 2010 dan langsung terlibat dalam penyusunan peraturan Komisi Informasi tentang standar layanan informasi publik dan pedoman penyelesaian sengketa informasi publik. Tahun 2011, Astrid mendampingi Komisi Informasi Pusat sebagai Tenaga Ahli bidang Peraturan Perundang-undangan dan bergabung kembali dengan ICEL pada tahun 2014. Astrid berpengalaman dalam membantu penyusunan peraturan perundang-undangan dan fasilitasi masyarakat untuk isu keterbukaan informasi. Keahlian: isu keterbukaan informasi dan penyusunan peraturan perundang-undangan. Email: astrid@icel.or.id

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino, S.H

Ohiongyi Marino lulus dengan gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2012 dan bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Ohyong terlibat dalam penelitian sertifikasi kehutanan dan sertifikasi hakim lingkungan. Ohyong juga aktif sebagai pelatih pemantauan perizinan kehutanan untuk organisasi masyarakat dan non-pemerintah di banyak daerah. Keahlian: review izin lingkungan, isu pesisir dan maritim. Email: ohiongyi@icel.or.id atau ohiongyi.marino@gmail.com.

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina, S.H., L.LM

Margaretha Quina memperoleh beasiswa Fulbright dan meraih gelar LL.M dari Northwestern School of Law dari Lewis and Clark College pada tahun 2015, dengan fokus pada pengendalian zat pencemaran, toksik dan berbahaya. Sebelumnya, Quina lulus dengan predikat cum laude dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia dengan fokus terkait hak asasi manusia, lingkungan dan bisnis. Di ICEL, Quina bertanggung jawab atas masalah polusi dan jurnal hukum lingkungan. Keahlian: isu pengendalian pencemaran air, udara, dan B3. Email: margaretha.quina@icel.or.id.

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri Fadhillah, S.H

Fajri meraih gelar sarjana hukum dari Universitas Indonesia pada bulan Februari 2015 dengan skripsi terkait prinsip kehati-hatian dalam hukum lingkungan. Fajri bergabung dengan ICEL pada bulan November 2015 dan fokus pada isu pengendalian pencemaran lingkungan. Keahlian: pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah padat. Email: fajri@icel.or.id atau fadhillah.fajri@gmail.com.

Isna Fatimah, S.H

Isna Fatimah, S.H

Sebelum bergabung dengan ICEL pada tahun 2015, Isna Fatimah bekerja di salah satu lembaga pemerintah untuk sektor kehutanan. Isna meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Indonesia pada tahun 2013. Isna aktif dalam berbagai perkembangan makalah kebijakan dan penelitian lingkungan. Keahlian: review izin. Email: isna@icel.or.id.

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia, S.H

Wenni Adzkia lulus dari Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran. Wenni mengambil hukum pidana selama studinya sebelum memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang keanekaragaman hayati. Pada tahun 2015 Wenni bergabung dengan ICEL dan sejak tahun 2015 ia aktif memberikan kontribusi untuk draft revisi Undang-Undang Keanekaragaman Hayati Indonesia Nomor 5 Tahun 1990. Wenni memiliki minat yang kuat terhadap aspek hukum keanekaragaman hayati, terutama satwa liar baik di laut maupun di darat. Keahlian: isu konservasi dan keanekaragaman hayati. Email: wenni.adzkia@gmail.com.

Adrianus Eryan, S.H

Adrianus Eryan, S.H

Adri lulus dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada bulan Agustus 2017 dan langsung bergabung dengan ICEL sejak saat itu. Saat ini Adri ditugaskan di Divisi Kehutanan dan Lahan yang berfokus pada isu tata kelola hutan dan lahan, penelitian tentang kebakaran hutan, dan review izin lingkungan. Email: adrianuseryan@gmail.com.

 

Dewan

Dewan Pembina

  1. Mas Acmad Santosa (Ketua)
  2. Indro Sugianto (Sekretaris)
  3. Sandra Moniaga
  4. Muhammad Zaidun
  5. Harman Benediktus
  6. Yuyun Ismawati

Dewan Pengawas

  1. Asep Warlan Yusuf
  2. Wiwiek Awiati
  3. Sukma Violetta
  4. Teten Masduki

Dewan Pengurus

  1. Dadang Trisasongko
  2. Josi Khatarina

Koalisi

this page is still under construction

Donor

this page is still under construction

Struktur Organisasi

Visi

terwujudnya sistem hukum dan tatakelola lingkungan yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berkelanjutan.

Misi

  1. Melakukan kajian/riset dan advokasi dalam rangka pengembangan hukum dan tata kelola lingkungan.
  2. Melakukan pemberdayaan dan penguatan kapasitas organisasi masyarakat sipil dalam pembaruan dan penegakan hukum lingkungan yang responsive.
  3. Melakukan dukungan pemberdayaan kelompok korban dan/atau potensial menjadi korban untuk dapat memperjuangkan hak-hak lingkungan hidup.

ICEL

Indonesian Center for Environmental Law

(Lembaga Pengembangan Hukum Lingkungan Indonesia)

Kata Pengantar dari Direktur Eksekutif

Selamat datang di website kami! Merupakan suatu kehormatan karena Anda telah mengunjungi situs kami. ICEL telah menjadi poros pertempuran untuk memenangkan pengembangan hukum dan tata kelola lingkungan yang baik di Indonesia. Kami bekerja dengan berbagai pemangku kepentingan di dalam jaringan internasional, organisasi non-pemerintah di tingkat nasional, regional, aktivis, dan akademisi yang berkomitmen untuk meningkatkan kualitas lingkungan bagi generasi sekarang dan masa depan. Anda bisa menemukan informasi detail di website ini atau anda bisa menghubungi kami.

Berita

Hubungi Kami

Lokasi Kami

Jl. Dempo II No. 21,
Kebayoran Baru
Jakarta Selatan,
Indonesia 12120
+62 21 726 2740
+62 21 726 9330
info@icel.or.id

Tentang Kami

ICEL adalah sebuah organisasi non-pemerintah yang independen untuk hukum lingkungan, terlibat dalam advokasi dan pemberdayaan masyarakat.

Visi Kami

Terwujudnya sistem hukum dan tatakelola lingkungan yang sesuai dengan prinsip-prinsip negara hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berkelanjutan.

Misi Kami