Indonesia Environmental Law Outlook 2021: Proyeksi Keberlanjutan Lingkungan Hidup di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi

Indonesia Environmental Law Outlook 2021: Proyeksi Keberlanjutan Lingkungan Hidup di Tengah Upaya Pemulihan Ekonomi

Penulis:

Raynaldo G. Sembiring
Grita Anindarini
Fajri Fadhillah
Adrianus Eryan
Difa Shafira
Etheldreda E.L.T Wongkar

Keterangan:

Tahun 2020 merupakan waktu yang penting dalam sejarah tata kelola lingkungan hidup Indonesia. Setelah perkembangan dan terobosan dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU No. 32 Tahun 2009), Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja) hadir untuk menyederhanakan beberapa aspek penting yang justru merupakan terobosan dan perkembangan penting dalam UU No. 32 Tahun 2009. Beberapa aspek tersebut antara lain: perizinan lingkungan, partisipasi masyarakat, tata ruang, penegakan hukum administrasi dan pidana. Setiap upaya penyederhanaan regulasi tentunya menimbulkan konsekuensi hukum. Berbagai kajian Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) menunjukan bahwa UU Cipta Kerja menghasilkan konsekuensi hukum yang cukup rumit.
UU Cipta Kerja memang merupakan tema utama dari Outlook ini. Namun juga terdapat beberapa kebijakan lainnya yang memberikan ancaman terhadap kualitas lingkungan hidup. Perlu dicatat bahwa berbagai kebijakan yang akan diuraikan dalam Outlook ini hadir dalam masa pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun. Pandemi memberikan dampak pada krisis ekonomi hingga mencapai minus 5,32% di kuartal-II 2020. Outlook ini tidak menegasikan pentingnya pemulihan ekonomi, namun seharusnya dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan hidup, tidak mengakibatkan krisis iklim, dan fokus pada kesejahteraan masyarakat.

Baca selengkapnya[…]

Lihat    Download