Komitmen Investasi Hijau di Sejumlah Negara

Komitmen Investasi Hijau di Sejumlah Negara

Penulis:

Katadata Insight Center
Indonesian Center for Environmental Law (ICEL)

Keterangan:

Investasi ESG mulai diterapkan oleh berbagai negara untuk mendukung keberlanjutan lingkungan. Dukungan ini juga diperkuat dengan payung aturan yang memadai.
Faktor Environmental, social, and governance (ESG) telah menjadi bagian penting dari keputusan investasi global. Investasi ESG semakin mendapat pengakuan yang semakin luas dari pembuat kebijakan, investor, dan publik karena mempromosikan praktik kerja dan operasi perusahaan yang berkelanjutan. Hal ini terlihat dari peningkatan nilai investasi ESG yang telah dijalankan oleh beberapa negara, salah satunya di Eropa. Investasi yang mengedepankan ESG bernilai US$ 14 miliar pada 2018. Angka ini bahkan meningkat sejak 2016 yang bernilai US$ 12 miliar. Hal ini disampaikan dalam laporan Global Sustainable Investment Alliance (GSIA) 2018. Secara khusus, investor mulai menyadari bahwa faktor-faktor ESG berkontribusi pada efisiensi, produktivitas, manajemen risiko jangka panjang, dan peningkatan operasional. Studi yang dilakukan Asian Development Bank Institute menemukan bahwa Perusahaan Berbasis ESG di ASEAN lebih untung dibanding perusahaan Non-EGS. Oleh karenanya, beberapa negara menginisiasi peraturan yang lebih ramah terhadap investasi ESG.

Lihat    Download