Urgensi Pengaturan Pelarangan Perdagangan Cat Bertimbal melalui Peraturan Presiden

Urgensi Pengaturan Pelarangan Perdagangan Cat Bertimbal melalui Peraturan Presiden

Tahun Terbit: 2021

Keterangan:

REKOMENDASI KEBIJAKAN

Industri cat dan pelapisan di Indonesia memiliki pasar yang cukup kuat di Indonesia. Hal ini tergambarkan dengan posisi Indonesia sebagai pasar cat dan pelapisan terbesar di Asia Tenggara. Selama periode 2014 ‚Äď 2019, industri cat dan pelapisan di Indonesia mengalami pertumbuhan sebesar 6% tiap tahunnya. Pertumbuhan ini hasil dari kegiatan bisnis yang dilakukan oleh 150 produsen cat di Indonesia dengan kapasitas produksi mencapai 1.5 juta MT per tahun untuk memenuhi permintaan domestik yang mendominasi, yakni sebesar 1.1¬† juta¬† MT¬† per¬† tahun. Dengan¬† data¬† pasar¬† tersebut,¬† pelaku¬† industri¬† cat¬† dan¬† pelapisan di¬† Indonesia¬† menilai¬† pasar¬† cat¬† di¬† Indonesia¬† tergolong¬† dinamis¬† dengan¬† perkiraan¬† dapat¬† mencapai compound annual growth rate (CAGR) sebesar 10% dengan cat dekoratif sebagai kontributor tertinggi terhadap perkiraan pertumbuhan tersebut.

Lebih lanjut, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan (UU No. 7 Tahun 2014) mengamanatkan pengaturan larangan atau pembatasan perdagangan barang dan/atau jasa dalam Peraturan Presiden (Perpres). Perpres pelarangan perdagangan barang ini dapat diterapkan untuk pelarangan perdagangan cat bertimbal.

Dalam hal pembuatan Perpres, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Sekretariat Negara berwenang untuk mengusulkan penyusunan rancangan Perpres tentang Pelarangan  Perdagangan  Barang,  khususnya  Pelarangan  Perdagangan  Cat  Bertimbal.

Policy¬† Brief¬† ini¬† akan¬† menguraikan¬† terkait¬† urgensi¬† pelarangan¬† cat¬† bertimbal¬† di¬† Indonesia¬† serta adanya peluang pengaturan larangan ini melalui instrumen pelarangan perdagangan barang dan/atau jasa. […]

Download