ICEL

ICEL

Menanti Adu Gagasan Politik Lingkungan dalam Debat Capres Putaran Kedua

Pada Kamis 13 Juli 2017, Ibrahim, 72 tahun, warga Mantadulu, transmigran dari Lombok Tengah mempelihatkan sertifikat tanah yang diklaim PTPN XIV. Konflik lahan antara warga dan perusahaan, termasuk perusahaan negara, banyak terjadi. Foto: Eko Rusdianto/ Mongabay Indonesia

 

  • Pada 17 Februari nanti, debat putaran kedua capres-cawapres berlangsung dengan tema pangan, energi, sumber daya alam, lingkungan dan infrastruktur
  • Organisasi masyarakat sipil menekankan, dalam debat putaran kedua nanti, para kandidat bisa mengelaborasi permasalahan lingkungan dengan baik, bisa membahas komitmen dan strategi mengatasi persoalan lingkungan. Kedua paslon berani berdebat pada level substansi dan menjangkau problem mendasar persoalan lingkungan dan sumber daya alam. Bukan hanya sebatas isu lingkungan di permukaan
  • KPU diminta memilih panelis yang memiliki kompetensi dan integritas. Orang-orang yang memiliki catatan buruk dalam agenda perlindungan lingkungan, terlebih yang membela perusak lingkungan sebaiknya tidak ditunjuk menjadi panelis
  • Beberapa usulan isu bisa jadi bahasan atau pemantik dalam debat putaran kedua, seperti anak kecil banyak meninggal di lubang bekas tambang batubara, kebakaran hutan dan lahan, kriminalisasi terhadap pejuang lingkungan dan agraria serta transisi dari energi fosil, batubara ke energi terbarukan yang ramah lingkungan.

 

Putaran kedua debat calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) akan berlangsung pada 17 Februari mendatang. Tema yang diangkat mengenai pangan, energi, sumber daya alam, lingkungan dan infrastruktur. Organisasi masyarakat sipil memberikan berbagai masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU), antara lain, Indonesian Centre for Environmental Law (ICEL), audiensi dengan KPU Selasa (22/1/19). Masukan juga datang dari Walhi dan Publish What You Pay (PWYP) Indonesia.

“Salah satu poin masukan kita kemarin, bagaimana segmentasi itu tidak terlalu kaku. Hingga isu-isu yang sebenarnya memiliki keterkaitan, bisa langsung dibahas oleh para kandidat dengan durasi yang cukup,” kata Raynaldo Sembiring, Deputi Direktur ICEL di Jakarta, Kamis (24/1/19).

Dia mengatakan, kelima tema dalam debat putaran kedua memiliki keterkaitan satu dengan yang lain. Harapannya, dalam debat putaran kedua nanti, para kandidat bisa mengelaborasi permasalahan lingkungan dengan baik. Mereka bisa membahas komitmen dan strategi mengatasi persoalan lingkungan.

Baca SelengkapnyaMenanti Adu Gagasan Politik Lingkungan dalam Debat Capres Putaran Kedua

[Siaran Pers] ICEL Beri Masukan ke KPU Jelang Debat Kedua Capres-Cawapres

Jakarta, 22 Januari 2019, Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) melakukan audiensi dengan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, sehubungan dengan debat Kedua Capres-Cawapres yang mengangkat topik lingkungan hidup, energi, sumber daya alam, pangan dan infrastruktur.

Dalam audiensi tersebut ICEL mendorong agar pertanyaan yang diajukan merupakan pertanyaan sehubungan dengan strategi dan komitmen pasangan calon dalam mengatasi masalah lingkungan hidup.

ICEL juga berharap debat kedua jauh lebih baik dibandingkan debat pertama. Oleh karenanya, penting bagi siapapun panelis yang akan ditunjuk nantinya untuk dapat membangun pertanyaan yang berkaitan dengan kelima topik tersebut.

“Tentu topik lingkungan hidup, energi dan SDA memiliki keterkaitan dan pertentangan. Contohnya kepentingan perlindungan lingkungan udara dan kebijakan yang masih menggunakan energi kotor. Belum lagi pelestarian hutan dan keanekaragaman hayati dengan pemanfaatan SDA yang masif seperti pertambangan dan perkebunan. Belum lagi irisannya dengan aspek ekonomi yang kerapkali menjadi alasan utama berbagai kebijakan yang tidak pro lingkungan. Karenanya penting pertanyaan yang dibangun masuk kepada level substansi yang riil terjadi, “ jelas Henri Subagiyo, Direktur ICEL.

ICEL juga berharap agar panelis yang ditunjuk oleh KPU adalah panelis yang tidak memiliki track record pro perusak lingkungan. “Kami yakin KPU akan sangat berhati-hati memperhatikan setiap rekam jejak para calon Panelis sehingga pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan pun akan sesuai dengan kebutuhan di lapangan, “lanjut Henri lagi.

 

-SELESAI-

 

Narahubung :

Henri Subagiyo +62 815-8574-1001

Raynaldo Sembiring 081377671067

Astrid Debora +62 812-8142-6007