ICEL

ICEL

Workshop Penyusunan Buku Keterbukaan Informasi Publik di Sektor Lingkungan dan Sumber Daya Alam

 

Jakarta – ICEL mengadakan Workshop Penyusunan Buku Keterbukaan Informasi Publik di Sektor Lingkungan dan Sumber Daya Alam. Beberapa organisasi masyarakat sipil yg fokus pada isu lingkungan dan sumber daya alam ikut hadir dalam Workshop ini, diantaranya GERAK Aceh, FITRA Riau, JARI Kalbar, Sikola Mombine Sulteng, LBH Padang, KIPRA Papua, PERDU Papua Barat, Mnukwar Papua Barat, JANGKAR Papua Barat, PBHKP Papua Barat, JATAM Kalimantan Timur, PLH Kalimantan Utara, Lalingka Kalimantan Utara, BUMI Kalimantan Timur, JAL Kalimantan Timur dan Forest Watch Indonesia (FWI). Di Hotel Aston TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (23/09/2019).

Buku yang akan disusun ini akan memuat perjalanan advokasi keterbukaan informasi di sektor lingkungan hidup dan sumber daya alam dengan segala capaian dan tantangannya. Ragam advokasi baik berupa pendampingan Komisi Informasi dan Badan Publik, maupun pendampingan masyarakat dan permintaan informasi dari organisasi yg hadir sejak tahun 2010 akan dirangkum menjadi satu.
Harapannya, buku ini nanti dapat menambah literasi keterbukaan informasi yang memang masih sangat minim.

“Saat ini masih sedikit sekali literatur terkait keterbukaan informasi publik yg beredar di masyarakat. Buku ini nantinya diharapkan dapat menjadi bahan tambahan pembelajaran baik bagi masyarakat maupun organisasi masyarakat sipil yang mau melakukan advokasi keterbukaan informasi publik baik dalam bentuk pendampingan pemerintah ataupun masyarakat,” terang Astrid Debora Meliala Deputi Direktur ICEL yang juga aktif mengawal isu keterbukaan informasi.
Selamat peringatan Hari Hak untuk Tahu Sedunia (Right To Know Day) 28 September 2019!